paksaan usia

sebenernya ga ngerti mau kasih judul tulisan ini apa. jadi gini ceritanya. beberapa waktu lalu iseng2 aku masuk ke toko baju muslim. niatnya sih cari rok. siapa tau ada yang cocok. pas aku masuk mbak-mbak pelayannya berisik banget. ngomongin temennya yang pengen nikah tapi belum punya calon. mereka membicarakan itu heboh banget. dan kalimatnya mungkin bakal menyakiti hati orang yang dimaksud bila mendengarnya. sebenernya ga sopan juga itu mereka. pertama, ya emang ga baik kan ngomongin orang. yang kedua, ada konsumen datang tapi malah heboh bicara tentang orang bukannya melayani, hadeh

tapi bukan masalah mbak-mbak yang suka gosip itu yang aku bahas. masalah mbak yang mau nikah karena usia sudah sekian tahun ditambah desakan keluarga. kebetulan aku juga belum menikah diusiaku tahun ini menginjak 27 tahun. aku juga belum punya calon. tapi mungkin lingkunganku yang tidak terlalu memojokkan. ditambah lagi karena aku ga mau pacaran, itu menambah poin karena selama ini mereka yang mendekat hanya mengajak pacaran dan tidak berani untuk meminang. mungkin karena faktor2 itu keluarga tidak mendesak, aku juga tenang karena yakin Allah pasti punya rencana yang indah.

aku juga punya banyak kenalan yang usianya jauh di bawahku. memang dari mereka ada yang mengejek karena aku belum menikah dan ga punya pacar (tp sebenernya emang aku ga mau pacaran) cuma ada beberapa yang ngerti dengan pilihanku untuk tidak mau pacaran. cuma dibicarakan banyak orang, yang katanya teman, yang dimintai tolong untuk mengenalkan pada seseorang, tapi malah dijadikan guyon rasanya itu menyakitkan.  mendengar mereka bicara “temenku lo masih 20an, masih kuliah, apa iya mau sama mbak-e yang usia segitu” seperti itu kira2 kalimat yang sempet aku dengar sebelum aku memutuskan untuk naik ke lantai 2. jodoh siapa yang tau, bukankah istri pertama Rasulullah juga lebih tua. kenapa mereka memvonis seperti itu. dan seharusnya teman itu mendoakan yang terbaik, bukan seperti itu.

sebenernya aku jadi berfikir. apa mungkin mereka yang selama ini teman yang manis didepanku juga tertawa di belakangku seperti mereka. tapi daripada memikirkan fikiran buruk seperti itu, lebih baik memperbaiki diri sendiri. mungkin banyak diluar sana yang sama spertiku. di usia yang sudah waktunya untuk menikah, tapi belum juga mendapatkan pasangan hidup. ketika teman-teman sibuk mengurus buah hati, aku sibu mengurus kucing peliharaan😀. tapi janganlah karena usia sudah semakin matang dan belum juga menikah kemudian jadi asal2an menerima pasangan, menyerahkan keperawanan berharap dinikahi (belum tentu, kebanyakan juga kabur).

untuk kalian yang mengalami hal yang sama, jangan putus asa. Allah pasti punya rencana yang lebih baik untuk kita. tugas kita memperbaiki diri serta berdoa agar Allah mempermudah jalan menemukan jodoh kita. amin

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s