Lagi-lagi Kucingku mati :(

manis, kucing pertamaku, yang akhirnya menjadi indukan kucing-kucingku tewas tertabrak motor selama malam lalu. memang entah kenapa beberapa hari sebelumnya dia membuat masalah di rumah. tapi aku masih saja sayang dia, walau orang rumah mulai ga respect lagi dengan manis.

sore itu karena rumah kosong dan cuaca tidak mendukung, aku masukkan manis ke dalam rumah. dia terus mengeong keras, mungkin mencari anaknya. karena ketiga anaknya sudah diadopsi teman dan kebetulan beberapa hari sebelumnya manis juga sempat menghilang dan tidak pulang.

karena aku capek sekali malam itu aku tidur lebih awal. tapi aku lihat manis masih di dalam rumah. entah kapan dia keluar dari rumah. menurut kakakku waktu dia pulang, manis sudah diluar mengeong tapi tidak mau masuk ke rumah.

pagi itu, sekitar jam 4 pagi, aku bangun dan kakekku mengatakan kalau manis tertabrak motor. aku pikir baru tertabrak. aku berlari keluar rumah dan ternyata kondisinya sudah kaku. pasti sudah beberapa jam yang lalu. dan seperti biasanya aku langsung menangis. ya manis kucing pertamaku. kucing pertama yang membuat aku suka kucing setelah bertahun-tahun takut.

paginya, tetangga ada yang cerita kajadian kucingku tertabrak. kejadian sekitar jam setengah 12 malam. kondisi jalan sepi dan pengendara motor penabrak melaju lambat tapi entah kenapa dia tidak berusaha menghindar dan terus melaju tak berhenti bahkan tidak menolong kucingku. setidaknya akan sedikir aku hargai jika dia berhenti. tapi kenyataannya dengan kondisi dia bisa menghindari, dia memlilih menabrak dan terus berlalu. bagaimana kucing itu juga makluk hidup, dia juga merasakan sakit. apalagi menurut tetanggaku yang melihat kejadian, manis terus menggeliat-liat kesakitan sampai akhirnya tak bernafas lagi. dan yang menepikan manis ke pinggir jalan adalah tetanggaku lainnya

sampai saat ini, rasanya masih sulit menerimanya. bahkan aku masih meneteskan airmata saat menulis ini. manis yang selalu datang ke kamarku, yang selalu berlari segera menyusul ke kamar ketika aku pulang kerja, yang selalu menemaniku ketika aku libur kerja. dan sekarang, setelah 2 tahun selalu bersama manis, semua itu tidak lagi ada. mungkin aku sedikir “lupa” ketika aku sibuk mengurus 2 kitten pemberian tetangga yang kehilangan induknya dengan kondisi sedikit mengenaskan jadi perlu perhatian ekstra. tapi tetap saja, 2 tahun memelihara manis itu membuatku sulit kehilangannya

mungkin agak sulit memelihara kucing tanpa kandang dengan kondisi rumahku yang dipinggir jalan. tapi menahan kucing di dalam rumah itu juga bukan perkara gampang. aku juga bukan tipe orang yang suka melihat kucing hanya terkutung di dalam kandang, rasanya ga tega. semoga ini kucingku terakhir yang tewas oleh kejamnya pengendara trunojoyo selatan

3 thoughts on “Lagi-lagi Kucingku mati :(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s