Mencoba Bisnis Online

Posted: Januari 23, 2012 in Bisnis Online

berawal dari seneng belanja online dan melihat peluang bisnis online. iseng-iseng aku posting baju2ku yang masih baru ke Facebook dan alhamdulillah ada yang terjual. dari sini aku jadi pengen mencoba jualan online. tapi ternyata ga semudah itu. ada banyak kendala, diantarannya :

1.  Stock barang. kita harus update terus stock. harus punya barang baru setiap periodenya. nah untuk itu butuh modal, kalau untuk aku ini sedikit berat. tapi kini ada solusi kita bisa jadi reseller hanya dengan bermodal katalog. sama seperti sophie martin contohnya

2. Lokasi. karena lokasiku di “kampung” ini sedikit banyak menhambat. karena untuk barang ready stock di tempatku untuk dikirim ke lokasi pembeli, jatuhnya akan berat diongkos (kecuali daerah luar jawa yang bisa menanggung ongkos kirim lumayan mahal) disini biasa order akan cancel. karena mereka menganggap over budget karena ongkos kirimnya terlalu mahal

3. Persaingan pasar. yang jualan via Facebook banyak banget. dengan barang yang bermacam-macam pula. tapi ini merupakan tantangan

ya itulah kendala yang sementara ini aku alamai. tapi toh kalau udah rejeki ga akan kemana. yang penting jualan online itu harus sabar memang. apalagi kalau berhadapan dengan konsumen nakal.

doakan bisnis onlineku nantinya berjalan lancar ya teman. amin. :)

Bulan November lalu aku tertarik dengan produk sariayu paket jerawat dengan bonus pouch warna pink yang dijual di MT*S. karena pembelian minimal harus Rp. 100.000,- aku sekalian membeli Biokos White n Clear Moisturizer dan Tissue Sirih Sariayu. Transaksi online pun aku proses dan uang aku tranfer sebesar Rp. 103.000,- pada tanggal 29 nOvember 2011. tapi hampir 2 minggu setelah itu, barang belum juga datang. aku melakukan konfirmasi ulang via web, karena ternyata aku cek email belum ada konfirmasi penerimaan uang dari pihak MT*S. satu minggu kemudian barang belum juga datang. aku coba email ke customers servisnya menanyakan orderanku. karena disini ada dua kemungkinan. pertama barang memang belum dikirim. kedua barang sudah dikirim tapi belum diantar oleh pihak ekspedisi atau mungkin nyasar. seingatku aku sudah mengirim emal sekitar 2-3 kali dan belum ada balasan.

akhirnya aku mengikhlaskan saja, kalau datang ya alhamdulillah kalau ga datang berarti aku belum beruntung. sampai akhirnya waktu aku buka Facebook ada status dari MT*S via twitter akhirnya aku memutuskan mencoba untuk menanyakan orderanku via twitter. aku mention deh tu si admin MT*S. dan beberapa hari kemudian barang dtang. alhamdulillah ga jadi kehilangan uang Rp. 103.000,- (walau mungkin ga banyak tai kan lumayan) dan ketika aku baca resi pengirimannya. paket itu baru dikirim tanggal 5 januari 2011.

hmmm ternyata online shop seperti MT*S pun bisa melakukan “kesalahan”  :)

Apa Penyebab Gigi Jadi Kuning?

Posted: Januari 23, 2012 in info sehat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Memiliki gigi putih bersinar adalah dambaan semua orang. Namun terkadang tanpa disadari asupan makanan yang kita konsumsi menyebabkan warna gigi yang putih jadi berubah kuning. Sebut saja teh, kopi, minuman bersoda, dan jenis-jenis buah beri termasuk beberapa makanan yang dikenal sebagai pembuat noda pada gigi.

“Jangan biarkan penampilan Anda rusak karena warna gigi yang kekuningan. Selain obat-obatan dan gaya hidup, ada beberapa makanan yang berpengaruh pada warna gigi seseorang,” ungkap drg Novandhyta Hapsari dalam media gathering Ultimo Aesthetic & Dental Care di Plaza Asia, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.

Beberapa jenis makanan lain yang bisa menyebabkan perubahan warna pada gigi antara lain:

1. Tomat.
Sama seperti buah beri, tomat juga memiliki kandungan warna alami pada buah yang bisa meninggalkan noda pada gigi. Keadaan ini akan diperparah jika tomat ini sudah diolah menjadi saus tomat botolan. Kandungan zat pewarna tambahan di dalam saus tomat juga bisa memperparah bekas warna yang ditinggalkan pada gigi. Selain saus tomat, saus sambal, kecap, dan kuah kare yang kental juga menjadi penyebab noda pada gigi.

2. Minuman kesehatan dan minuman olahraga.
Sebuah studi mengungkapkan bahwa minuman olahraga dan minuman kesehatan juga bisa menyebabkan kerusakan enamel gigi karena kandungan asamnya. Akibatnya noda akibat minuman ini akan tertinggal di gigi. Sebaiknya pilih air putih sebagai pengganti minuman kesehatan ataupun minuman olahraga.

3. Jus buah.
Meski sebenarnya buah berpengaruh positif pada tubuh, namun kandungan asam dari buah yang terlalu tinggi dan terlalu banyak bisa merusak gigi. Kandungan asam dalam buah bila dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah yang terlalu banyak juga bisa merusak enamel gigi dan membuat gigi berlubang.

4. Wine.
Bekas tumpahan wine di taplak meja biasanya akan sulit dihilangkan. Tak heran bila wine, terutama red wine, juga bisa meninggalkan noda pada gigi. Kandungan asam, tannin, dan chromogen pada wine itulah yang menyebabkan noda pada gigi. Selain anggur merah, anggur putih juga bisa membuat gigi berubah warna.

5. Antibiotik.
Terlalu sering mengonsumsi obat-obatan, terutama antibiotik, juga bisa menyebabkan gigi menjadi kuning. Kandungan tetracycline pada antibiotik adalah faktor penyebab gigi menjadi kuning, terutama pada anak-anak. Konsumsi antibiotik yang mengandung tetracycline selama masa pertumbuhan gigi (mulai dari awal kehamilan sampai anak usia 8 tahun) bisa membuat gigi anak mengalami perubahan warna yang bersifat permanen. “Namun, sekarang ini antibiotik yang mengandung tetracycline ini sudah sedikit dan jarang digunakan lagi,” kata Novandhyta.

 

http://id.she.yahoo.com/apa-penyebab-gigi-jadi-kuning-020327198.html

Derita Sakit Gigi

Posted: Januari 23, 2012 in info sehat

Sakit gigi dapat membuat hidup sengsara. Baik yang berupa nyeri berdenyut terus-menerus, atau tajam menusuk tiba-tiba ketika kita makan atau minum. Semua gejala tersebut menunjukkan, salah satu gigi kita tidak sehat seperti seharusnya.

Artinya, saatnya mengunjungi dokter gigi dan diperiksa.

Tetapi banyak orang mencoba menunda-nunda kunjungan ke dokter gigi (dengan berbagai alasan). Sebenarnya hal ini tidak bijak, sebab makin cepat penyebab sakit gigi diketahui, makin cepat pula gigi bisa dirawat.

Gigi kita dilindungi oleh permukaan luar yang keras (enamel) dan di bawahnya ada lapisan yang disebut dentin. Plak yang terbentuk pada gigi kita bereaksi dengan makanan manis sehingga menimbulkan asam — yang kemudian mengikis enamel pada gigi kita dan menyebabkan pembusukan.

Pembusukan adalah sumber utama sakit gigi. Jika gigi tidak teratur dibersihkan dari plak, maka asam yang mengikis enamel tadi lama-lama bisa menghasilkan lubang — yang bisa bertambah besar. Akhirnya, lubang tadi bisa mencapai rongga pulpa gigi bagian dalam dan menyebabkan infeksi gigi secara keseluruhan. Termasuk jaringan pendukung gigi.

Oleh karena itu, mengunjungi dokter gigi Anda amatlah penting untuk dua alasan. Pertama, agar dokter gigi Anda dapat melihat dan membersihkan plak yang menumpuk. Kedua, agar dokter gigi dapat mendeteksi lubang pada gigi sejak dini, dan menambalnya sebelum makin besar dan serius.

Sementara itu, apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah sakit gigi?

Membersihkan plak yang menumpuk
Cara terbaik untuk membersihkan plak adalah dengan menyikat gigi secara teratur. Anda harus menyikat gigi dua kali setiap hari (setelah makan dan sebelum tidur). Kebanyakan dokter gigi juga akan merekomendasikan bahwa Anda menggunakan dental floss secara teratur juga.

Menghindari makanan ringan dan minuman manis
Ini adalah jenis makanan dan minuman yang bereaksi dengan plak pada gigi Anda untuk menyebabkan asam. Dengan menghindari makanan bergula dan minuman, pembentukan lubang pada gigi pun dapat dihindari.

Ingatlah, rasa sakit adalah tanda peringatan dari tubuh kita bahwa ada yang tidak beres dalam tubuh. Ini berlaku pula untuk sakit gigi.

Tapi jangan juga menunggu hingga sakit gigi baru Anda mengunjungi dokter gigi. Kunjungilah dokter gigi Anda secara teratur (paling sedikit setiap enam bulan), supaya kesehatan gigi dan mulut Anda bisa diperiksa.

Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati?

 

http://id.she.yahoo.com/derita-sakit-gigi.html

Tanpa disadari, kadang kita punya beberapa kebiasaan buruk yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut secara umum, maupun spesifik. Menghilangkan kebiasaan buruk ini bukan hal yang mudah, tapi dapat dilakukan bila diniatkan dan punya kemauan ke arah yang lebih baik. Ini dia kebiasaan buruk yang dimaksud:

●    Merokok
Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang paling buruk dan bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang, baik terhadap kesehatan gigi maupun rongga mulut. Merokok juga dapat menyebabkan noda pada gigi dan bau mulut. Efek jangka panjangnya, merokok dapat meningkatkan penyakit gusi serta memperlambat proses penyembuhan.

●    ‘Bruxism’
Kebiasaan menggesek-gesekkan gigi antara gigi-geligi rahang atas dan rahang bawah, atau bruxism, biasanya terjadi secara tidak sadar ketika stres. Beberapa orang juga mengalaminya di saat tidur. Kebiasaan ini dapat membuat enamel permukaan gigi menjadi tipis, bahkan menimbulkan keretakan pada struktur gigi, serta merusak tambalan.

●    Mengunyah makanan pada satu sisi

Beberapa orang mempunyai kebiasaan mengunyah makanan pada salah satu sisi saja. Kebiasaan ini umumnya disebabkan nyeri atau sakit pada salah satu gigi di sisi tertentu. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya masalah serius atau kelainan pada sendi rahang.

●    Menggigit benda keras

Kebiasaan ini biasanya merupakan penyaluran dari stres atau banyak pikiran. “Korban” gigitan biasanya pensil, pulpen, kuku, remote TV, atau benda-benda keras lainnya. hal ini dapat membuat permukaan gigi menjadi terkikis, bahkan keretakan pada struktur gigi.

●    Menjadikan gigi sebagai gunting atau pembuka botol

Pernah lihat iklan pasta gigi di layar TV yang memperlihatkan orang-orang menggunakan gigi untuk membuka tutup botol, menyobek kemasan makanan, memotong label baju baru? Tugas berat semacam ini tidak pantas ditanggung oleh gigi-geligi, sebab akan merusak struktur.

Nah, demikian beberapa kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut kita bila tidak diperhatikan. Mari mulai belajar menghilangkan kebiasaan-kebiasaan tersebut bila ingin gigi kita sehat dan kuat hingga tua.

 

http://id.she.yahoo.com/kebiasaan-buruk-yang-memengaruhi-kesehatan-gigi.html

‘Flossing’, perlukah?

Posted: Januari 23, 2012 in info sehat

Kita semua tahu bahwa menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi adalah cara utama membersihkan gigi-geligi. Dengan menyikat gigi secara teratur (setelah makan dan sebelum tidur), niscaya kita akan terbebas dari bermacam-macam penyakit gigi.

Nah, selain menyikat, membersihkan gigi dengan benang gigi (flossing) juga merupakan salah satu cara membersihkan gigi dengan efektif. Dengan flossing, sisa-sisa makanan yang terdapat di antara gigi (dan tidak dapat dicapai dengan sikat) dapat dibersihkan sempurna.

Idealnya, flossing dilakukan setelah menyikat gigi.

Persatuan Dokter Gigi Amerika Serikat menyarankan kita melakukan flossing minimal sekali dalam sehari. Beberapa penelitian menyebutkan, flossing bermanfaat mencegah terjadinya lubang gigi, khususnya lubang antara gigi.

Walau demikian, flossing perlu dilakukan dengan cara yang baik dan benar. Sebab cara yang salah dapat menyebabkan luka pada gusi dan justru tidak membersihkan plak atau sisa makanan dengan efektif.

Cara pemakaian benang gigi yang benar:
1.   Benang gigi diambil secukupnya, kira-kira sepanjang 10-15 cm.
2.   Benang gigi dipegang atau dilingkarkan ujungnya pada jari-jari tengah.
3.   Benang dilewatkan perlahan melalui antara gigi dengan cara menggerakkan benang dari arah depan ke belakang. Hati-hati, jangan menekan dengan berlebihan karena dapat melukai gusi yang berada di antara gigi.
4.   Benang digerakkan dari arah gusi ke gigi (jangan terbalik) dengan penekanan ke arah gigi, agar sisa-sisa kotoran dapat diangkat dengan sempurna.
5.   Setelah flossing dilakukan pada seluruh sela-sela gigi, jangan lupa berkumur. Ini berguna mengangkat sisa-sisa kotoran yang masih terjebak di antara gigi-geligi.

Alangkah baiknya bila kebiasaan flossing ditularkan kepada anak-anak sejak dini, agar kebiasaan ini terbawa hingga mereka besar.

 

http://id.she.yahoo.com/%E2%80%98flossing%E2%80%99–perlukah-.html

Bau Mulut, Ini Dia Penyebabnya

Posted: Januari 23, 2012 in info sehat

REPUBLIKA.CO.ID, Bau mulut memang mengganggu dalam pergaulan. Menurut dr Zubairi Djoerban, spesialis penyakit dalam, penyakit napas bau atau halitosis, adalah keadaan di mana terdapat bau yang tidak menyenangkan dari napas seseorang. Dapat disebabkan oleh bakteria yang berkembang akibat makanan yang tertinggal di dalam mulut.  Halitosis cukup sering ditemukan, dan bersama-sama dengan karies gigi dan penyakit periodontium merupakan penyebab tersering seseorang pergi berobat ke dokter gigi.

Halitosis selain pada orang yang sedang sakit, juga ditemukan pada orang sehat sewaktu  bangun tidur pagi hari. Hal tersebut terjadi akibat bakteria yang berada di sekitar mulut menjadi aktif, karena ada sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut, di sekitar celah-celah gigi, kerongkongan, langit langit, sekitar lidah dan gusi.

Bakteria aktif waktu malam hari ketika kita tidur, karena ada sisa makanan,  pH air liur yang lebih asam, dan kurang aktivitas mengunyah dan bicara.  Sebetulnya mulut bau mudah dicegah, relatif mudah diobati, namun juga mudah terjadi  jika kesehatan dan kebersihan mulut tidak dijaga.
Selanjutnya, menurut dr Zubairi yang juga konsultan onkologi dan hematologi medik ini, bau mulut juga dapat disebabkan oleh penyakit ginjal menahun, penyakit hati menahun, infeksi saluran napas dan sinusitis (radang sinus, rongga di tulang wajah). Bau mulut juga dapat dipicu oleh penyakit di gusi (gusi bengkak atau gusi berdarah). Untuk menghindari bau mulut diperlukan cukup minum  dan cukup banyak bicara dan mengunyah.

Merokok dan minum alkohol juga merupakan penyebab yang sering ditemukan pada mulut bau (serta penyebab berbagai  penyakit lain), karena itu harus dihentikan. Penyebab mulut bau  yang lumayan sering ditemukan adalah kebiasaan makan  makanan  berbau, misalnya petai, jengkol, bawang, dan durian. Beberapa obat antihistamin, diuretik  juga dapat  mengeluarkan bau tidak enak.

http://id.she.yahoo.com/bau-mulut-ini-dia-penyebabnya-091350860.html

 

Dari sekian banyak kegiatan belanja yang dilakukan wanita, membeli sepatu adalah aktivitas yang paling menyenangkan. Namun jika dilakukan sembarangan, bisa-bisa sepatu baru hanya dipakai 2-3 kali lalu berakhir berdebu di dalam rak.

Agar tak salah pilih sepatu, cermati beberapa hal berikut:

1. Berbelanjalah di sore hari
Sore hari setelah seharian beraktivitas, kaki biasanya akan sedikit membengkak. Inilah saat yang tepat untuk membeli dan mencoba sepatu karena kaki sedang dalam ukurannya yang paling besar dan Anda tak akan tersiksa karena membeli sepatu kesempitan.

2. Cermati bahannya
Menyesuaikan dengan tren boleh saja. Namun untuk kesehatan kaki, pilihlah material yang memungkinkan kaki untuk bernapas. Pilihan terbaik adalah bahan kulit atau bahan sintetis yang lembut. Hindari bahan plastik atau kulit yang kaku, tak fleksibel, dan tak menyisakan area bernapas bagi kaki.

3. Coba dulu
Ukuran sepatu tak pernah sama di tiap negara, bahkan di tiap merk. Inilah mengapa tak disarankan membeli sepatu secara online mengandalkan hanya nomor sepatu. Agar tak berakhir dengan sepatu kekecilan, kebesaran, atau tak nyaman dipakai, selalu coba kedua sepatu di kiri dan kanan. Jika Anda membeli sepatu yang akan Anda pakai dengan kaus kaki, kenakan pula kaus kaki saat Anda mencobanya.

4. Berjalanlah beberapa langkah
Ini penting untuk mengetahui apakah sepatu tersebut nyaman di kaki Anda saat dipakai berjalan. Jangan harap sepatu makin lama akan makin nyaman. Saat pertama dicoba, mungkin sepatu masih kaku. Namun jika sudah tak enak dipakai berjalan, ia akan tetap seperti itu meski Anda sudah memakainya berbulan-bulan.

5. Pastikan pas
Sepatu yang baik dan pas di kaki adalah sepatu yang mewadahi tumit Anda dengan baik sehingga saat Anda berjalan posisi tumit tak bergeser-geser di dalam sepatu. Pastikan juga jemari kaki Anda tidak terlalu berdesakan di dalam sepatu. Sepatu harus menyisakan ruang di antara jempol kaki Anda dan jari kaki yang terpanjang.

 

http://id.she.yahoo.com/5-hal-yang-harus-diperhatikan-saat-membeli-sepatu.html

6 Makanan yang Memutihkan Gigi

Posted: Januari 23, 2012 in info sehat, tips

Semua pasti ingin memiliki gigi putih cemerlang, namun tak semua punya uang untuk memutihkan gigi di dokter atau dengan cairan pemutih gigi yang mengandung efek samping. Padahal gigi putih bersinar juga bisa didapatkan dengan mengonsumi lima makanan berikut ini.

1. Stroberi
Buah cantik ini memproduksi enzim malic acid yang membantu memutihkan gigi. Selain dengan langsung memakannya, stroberi bisa dimanfaatkan untuk memutihkan gigi dengan cara dihaluskan, digosokkan ke gigi, diamkan selama lima menit lalu bilas dan gosok gigi seperti biasa.

2. Buah-buahan dan sayuran yang renyah
Contoh terbaik adalah apel, seledri, dan wortel. Menggigit dan mengunyah buah dan sayuran seperti ini akan membantu membersihkan plak, “menggosok” gigi agar lebih putih bersinar, dan meningkatkan produksi air liur yang baik bagi kesehatan mulut.

3. Keju
Keju dan bahan olahan susu lainnya seperti yoghurt mengandung lactic acid yang berfungsi melindungi gigi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi yoghurt empat kali seminggu lebih terlindung dari pembusukan gigi dibanding anak-anak yang tak minum yoghurt. Sedangkan untuk memutihkan gigi, keju adalah pilihan yang baik karena selain melindungi gigi dari kebusukan, keju juga mengandung kalsium dan fosfor yang berguna dalam pembentukan enamel gigi.

4. Jeruk dan nanas
Saat mengonsumsi jeruk, nanas, dan buah-buahan asam lainnya, mulut memproduksi air liur lebih banyak, yang membantu membersihkan gigi secara alami.

5. Baking soda
Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda berfungsi lebih baik dalam membersihkan plak. Anda bisa saja menggunakan baking soda langsung untuk membersihkan gigi, namun para dokter menyarankan agar hal ini tak dilakukan terlalu sering karena bisa mengikis enamel gigi. Pilihan paling aman adalah menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda.

6. Permen karet yang mengandung xylitol
Xylitol adalah pemanis alami yang dapat mencegah plak. Xylitol juga menetralkan tingkat keasaman di dalam mulut dan meningkatkan produksi air liur untuk membersihkan gigi.

 

http://id.she.yahoo.com/5-makanan-yang-memutihkan-gigi.html

Tahun baru merupakan momen yang tepat untuk meninggalkan kebiasan buruk — termasuk dalam hal berbusana. Jadi, mumpung masih bulan Januari, ayo perhatikan beberapa kesalahan berbusana di bawah ini dan jangan sampai Anda ulangi.

Garis pakaian dalam yang terlihat
Kenakan pakaian dalam yang tepat jika memutuskan berpakaian ketat. Garis pakaian dalam yang terlihat atau visible panty line (VPL) merupakan kesalahan berbusana yang sering dilakukan para wanita. Garis celana dalam yang terlihat saat menggunakan rok atau celana ketat berbahan tipis merupakan kesalahan busana yang harus dihindari. Selain tak sedap dipandang mata, VPL membuat Anda terkesan “selebor” dan tidak peduli penampilan.

Jika memutuskan mengenakan dress ketat, pastikan Anda menggunakan celana dalam dengan desain jahitan ‘seamless’ atau tak terlihat. Pilihan lainnya adalah mengenakan celana dalam model G-string atau celana dalam yang panjang sampai paha.

Melupakan keseimbangan
Untuk mendapatkan padu-padan yang serasi jangan pernah melupakan keseimbangan. Perhatikan beberapa aspek ini agar terhindar dari kesalahan berbusana.

Kecuali Anda akan pergi berenang atau berjemur, rumus keseimbangan panjang baju tetap berlaku. Memadukan rok mini dengan atasan yang juga sangat terbuka atau minimalis belum tentu tepat untuk semua orang. Perhatikan tujuan Anda pergi dan tema acara yang dihadiri. Kombinasi mini+minimalis umumnya hanya tepat untuk pesta pantai atau sejenisnya. Selain itu, seimbangkan bawahan mini Anda dengan atasan yang lebih tertutup, begitu juga sebaliknya.

Keseimbangan warna sangat penting dalam berbusana. Perhatikan juga proporsi tubuh dan keserasian padu-padan warna. Rumus umum yang aman adalah memadukan warna gelap dengan satu warna terang. Jika Anda mengenakan blus oranye, sebaiknya hindari memakai celana hijau terang jika tak ingin terlihat seperti wortel. Kenakan bawahan dengan warna gelap untuk menetralisir warna terang pada atasan Anda.

Garis-garis, polkadot, atau bunga-bunga? Sebaiknya pilih salah satu jenis motif saja. Memang beberapa orang sukses memadukan berbagai motif dalam satu busana, tapi mungkin mereka hanya Lady Gaga atau Nicky Minaj. Begitu juga jika mengenakan motif garis-garis. Sebisa mungkin hindari terlalu banyak jenis garis dalam satu kesempatan berbusana. Pilih salah satu, vertikal, diagonal, atau horizontal. Terlalu banyak jenis garis dalam busana akan membuat penampilan Anda terlihat “berat”.

Secara umum, menggunakan dua elemen berbahan denim, apalagi beda warna, merupakan pilihan yang kurang tepat. Hanya supermodel atau koboi yang tetap terlihat bergaya dengan paduan tersebut. Jika berencana menggunakan jaket denim, sebaiknya hindari mengenakan bawahan denim. Denim lebih menarik jika digunakan satu per satu daripada digunakan sekaligus.

Kusut dan kotor
Ini kesalahan yang sering dilakukan. Tak ada yang lebih menarik dari wanita yang tampil serasi dan terawat. Jangan pernah menyepelekan hal kecil seperti tas atau sepatu yang kotor. Bersihkan sebelum Anda pergi. Usahakan segera lap sepatu atau tas Anda jika terkena kotoran sewaktu dalam perjalanan. Pergi berkencan dengan ujung sepatu yang berlumpur dan hak sepatu yang kotor, berisiko menurunkan poin Anda di mata si dia. Jika ada kerusakan atau noda pada tas Anda segera bersihkan agar tidak terlihat kotor.

Baju kusut juga merupakan salah satu kesalahan yang sering dilakukan. Tak ada alasan untuk hal ini. Anda tak akan mendapatkan kesan positif apapun dari baju yang kusut. Sempatkan waktu sejenak untuk menyeterika baju yang kusut agar terlihat lebih rapih dan menarik. Dengan penampilan yang rapi dan bersih, Anda pasti terlihat semakin menarik.

Memaksakan diri
Berbusana yang baik adalah tentang keserasian dan keseimbangan. Karena itu jangan pernah memaksakan diri, apapun alasannya. Masing-masing bentuk tubuh memiliki jenis busana yang tepat. Jangan memaksakan diri mengikuti tren jika tak sesuai dengan kepribadian dan bentuk tubuh.

Untuk yang memiliki paha dan betis yang besar, jangan pernah memaksakan diri mengenakan jins yang super ketat. Begitu juga dengan warna rambut. Pirang umumnya hanya tepat untuk wanita berkulit putih di Eropa atau Amerika. Terlalu memaksakan diri untuk mengikuti trend dan penampilan yang tidak sesuai karakteristik tubuh hanya akan menuai cibiran untuk Anda.

Banyak cara untuk tampil gaya sesuai dengan bentuk tubuh dan kepribadian. Padu-padan yang tepat malah akan membuat tubuh dan penampilan Anda terlihat semakin menarik. Jangan jerumuskan diri Anda hanya sebagai korban mode sesaat.

 

http://id.she.yahoo.com/tinggalkan-4-kebiasaan-buruk-dalam-berbusana.html